Tips Ibu Hebat

Sunday, 18 October 2015

PONOROGO PEDULI ASI (PPA)-- part 1

Ponorogo Peduli ASI (PPA) adalah sebuah komunitas ibu-ibu yang bergerak dibidang per-ASI-an. Didirikan oleh seorang dokter muda cantik nan anggun nan sholihah, dr. pita Nurhayani pada tangggal 23 Maret 2014. Terinspirasi oleh komunitas sejenis yg didirikan temannya, mbak rena meta (Madiun Peduli ASI), mbak pita (saya panggil mbak krn beliau kakak kelas saya) pun memulai kiprahnya di dunia ASI dan laktasi.

Komunitas ini terdiri dari berbagai elemen masyarakat dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Mulai dari ibu-ibu muda perkotaan hingga ibu-ibu di pedesaan. Mulai dari dokter, bidan, tenaga kesehatan lain, guru, karyawan bank, pengusaha, ibu rumah tangga bahkan TKW,dll. Mulai ibu-ibu yang sudah beranak banyak, hingga yang baru mau merancanakan kehamilan. Mulai yang sudah sukses ng-ASI, hingga yang benar-benar awam. Namun semua mempunyai semangat dan harapan yang sama.

Mungkin belum banyak masyarakat yamg mendengar atau mengenal komunitas ini. Namun selama 2 tahun berjalan, PPA telah banyak menyebarkan virus ASI eksklusif. Banyak ibu, dan calon ibu yang awalnya awam dengan ASI eksklusif kini paham pentingnya ASI bagi bayi serta menjadi ,melek' bahwa tidak ada yang lebih baik dari ASI meskipun dibandingkan susu formula yang paling mahal yang sering "DICAP" paling baik untuk kesehatan dan kecerdasan anak.

Banyak tenaga kesehatan yang dulu kurang pro dengan ASI eksklusif kini telah aktif mengkampanyekan ASI eksklusif di lingkungan kerja maupun di masyarakat.

Bamyak suami, orang tua, atasan, dan stake holder yang dulu menganggap menyusui adalah hal fitrah, yang biasa, adalah urusan ibu saja,,kini mereka sadar bahwa menyusui/ memberikan ASI eksklusif adalah tangung jawab mereka juga. Ada peran andil yang besar dari mereka ketika seorang ibu sukses atau gagal memberikan ASI esklusif bagi putranya.

Komunitas PPA ini lebih fokus pada kegiatan eduk-ASI dimana mereka berusaha keras agar masyarakat faham pentingnya ASI eksklusif serta berusaha menggeser mindset masyarakat yang selama ini tertanam bahwa susu formula itu lebih bagus, lebih keren, lebih modern,dll.

Tak mudah memang,,namun itulah perjuangan. Perjuangan bagi perbaikan generasi Indonesia di masa mendatang.  Banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh komunitas ini. Antara lain : kopdar (kopi darat/temu) bagi anggota PPA. Biasanya dilakukan di tempat umum, misal yang pertama, dilaksanakan di losmen Aman (apotek nasruhan), lalu di jalan baru stadion ponorogo. Di sana dibahas berbagai permasalahan, mulai dari cara menyusui yang benar, bingung puting, menejemen laktasi ibu bekerja hingga curhatan lingkungan/keluarga yang bepum pro ASI. Dibahas dengan dengan metode sharing dan kekeluargaan sehingga bisa kebih mengena dan mudah diterapkan.

Kegiatan lain adalah cek kesehatan (tensi) serta konseltasi gratis yang dilaksanakan di jalan baru pada saat car free day. Juga pernah dilaksanakan seminar dan lomba Ayah ASI serta nenek ASI sebagai promosi bahwa keberhasilan menyusui/ ASI eksklusif tak pernah lepas dari dukungan keluarga dan lingkungan, terutama suami dan orantua/mertua.

Yang terbaru yang dilaksanakan ibu-ibu hebat ini adalah kampanye ASI, dengan menyebarkan leaflet, poster dan spanduk ASI di instansi-instansi di ponorogo sehingga diharapkan para ibu yang bekerja agar bisa tetap memberika ASI secara eksklusif bagi bayinya,, serta mandapatkan dukungan tidak hanya dari keluarga namun juga lingkungan kerjanya.

Semoga Indonesia semakin Jaya...
Salam ASI, mari selamatkan generasi masa depan!
(Maaf fotonya belum bisa ter upload..insyaallah lain kali ya...)

INDONESIA BLOGGER

Saturday, 4 October 2014

Bijak Bersama Buku KIA (buku pink)

Lagi horor ni..PEB/pre eklampsia berat/hipertensi berat saat kehamilan makin sering terdengar! Banyak rujukan di rumah sakit dengan kasus ini. Yang paling awal kena akibatnya sih, biasanya janin dalam rahim,,mulai dari bayi kecil (BBLR), prematur, hipoksia ( kekurangan oksigen), hingga kematian janin/bayi.

Ibunya juga gak kalah harus waspada. Selain pusing dan sesak nafas yang dirasakan bisa juga pandangan jadi kabur. Akibat fatalnya, ibu bisa buta, baik sementara atau permanen.jika tidak tertangani, ibu bisa menjadi kejang, koma, bahkan terjadi kematian.

Hi...serem ya?

Tapi tenang, jangan langsung parno. Hal ini bisa dicegah dan diatasi kok,..dengan pemeriksaan kehamilan yang rutin dan berkualitas,,insyaallaah lebih aman.

Jadi ibu hamil,,jangan lupa periksa kehamilan yang rajin ya....jangan lupa utarakan setiap keluhan yang dirasakan. Jangan sungkan bertanya dan belajar tentang hal yang belum diketahui selama kehamilan. Jangan lupa juga, selalu bawa buku KIA (buku pink). Dan selalu cek apakah semua kolom di bagian pemeriksaan kehamilan sudah diisi/diperiksa apa belum. Jika ada yang kosong, tanyakan alasan kenapa dikosongkan.

Isi kolom pemerikasaan kehamilan meliputi :
1. Tanggal pemeriksaan. Harus selalu diisi agar jelas terpantau kapan periksa serta menjadi dokumen yang berharga bagi anda dan bayi kelak.
2. Keluhan. Dengan adanya keluhan, akan lebih mudah mendiagnosa jika terjdi masalah, serta menentukan apakah keluhan tersebut normal atau tidak.
3. Tekanan darah. Wajib diperiksa dan ditulis, untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu. Jika tekanan darah naik, diastol (tekanan bawah,atau sering disebut "per")diatas 90, ibu harus mulai waspada. Istirahat cukup dan cek tekanan darah lagi dalam 3 hari (2xseminggu). Jika diastol lebih dari atau sama dengan 110, segera datang ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan/pengobatan meskipun kondisi ibu masih terlihat sehat.
4. Berat badan. Seharusnya kenaikan berat badan ibu diperiksa tiap kontrol. Untuk memastikan ibu tidak kurang/lebih gizi dan melihat derajat kesehatan ibu. Juga untuk menjamin kesejahteraan janin.
5. Umur kehamilan. Sebagai patokan apakah hasil pemeriksaan lainnya sesuai dengan usia kehamilannya.
6. Tinggi fundus uteri. Harus dipastikan apakah sesuai dengan usia kehamilan. Jika ternyata tidak sesuai perlu dicari apa penyebabnya.
7. Letak janin dalam rahim. Sebagai kunci utama dan pertama apakah ibu bisa melahirkan normal atau tidak.
8. Denyut jantug janin. Hal ini untuk memantau kesejahteraan janin.
9. Kaki bengkak. Mungkin kaki bengkak hal yang wajar pada ibu hamil. Namun, bengkak di kaki bisa menjadi tanda adanya masalah, misalnya pre eklampsia berat, jika diiringi dengan ditemukannya tanda lain yang mengarah ke sana.
10.hasil pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan ini tidak dilakukan setiap kali kontrol. Biasanya pemeriksaan laboratorium dikukan saat kunjungan awal (trimester 1), yaitu Hb, golongan darah, protein urin, dan urin reduksi. Hb ulang  setelah usia kehamilan lebih dari 32 minggu, atau jika ada indikasi.
11. Tindakan (terapi/TT/Fe, rujukan, umpan balik). Untuk mengetahui apa saja yang sudah di dapatkan ibu hamil.
12. Nasehat yang disampaikan. Sebagai pengingat bagi ibu serta bukti dokumentasi bidan/dokter atas nasehat yag sudah diberikan.
13. Keterangan tempat pelayanan,nama pemeriksa,(paraf). Sebagai pertanggungjawaban pemeriksa dan memastikan pasien telah benar-benar diperiksa.
14. Kapan harus kembali. Sebagai pengingat ibu, kapan sebaiknya ibu melakukan kujungan ulang.

Allah Lebih Tahu yang terbaik bagi kita

"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?"

Bunda,,mungkin sering kan denger atau baca kutipan kalimat di atas? Yup...kalimat tersebut adalah kutipan ayat Al-qur'an, tepatnya di surah Ar-Rahman, surat yang menggambarkan bahwa betapa Allah telah memberikan nikmat yang begitu banyak kepada kita. Lalu, "nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?" sehingga seringkali kita kurang/tidak mau bersyukur kepada-Nya.

Seringkali atau bahkan hampir setiap saat kita mengeluh. Mulai dari hal-hal sepele hingga hal-hal besar dalam hidup. Mulai dari kondisi fisik kita, keluarga, pekerjaan, cuaca,dll. Kita sering merasa, Allah tidak adil pada kita, saat kita menginginkan sesuatu, namun tak kunjung didapat. Apalagi, jika ada orang lain yang tiba-tiba mendapatkan yang kita impikan. Apalagi jika kita telah berusaha mati-matian, tapi belum berhasil. Disisi lain,orang lain yang tidak terlalu menginginkan malah dengan mudahnya meraihnya. Nah, disaat itulah, serta merta kita beranggapan bahwa kita pantas mengeluh, kita kesal pada Tuhan bahkan menganggap Tuhan tak lagi sayang pada kita (na'udzubillah).

Padahal,,Allah telah mengingatkan kita untuk selalu bersyukur. BERSYUKUR. Dan tidak hanya sekali, tapi berkali-kali. Bahkan dalam surah tersebut, Allah mengulang ayat tersebut sebanyak 31 kali dari total 78 ayat, hampir separo surat dengan kalimat yang sama! Wow!! Itu berarti hampir separo hidup kita seharusnya untuk bersyukur kan?( karena tiap helaan nafas yang menandakan kita hidup adalah nikmat). Lalu masihkah kita pantas untuk tidak bersyukur?

Ya,,memang idealnya seperti itu, bahwa setiap hari, setiap jam, menit detik, kita harus bersyukur. Namun, sebagai manusia, karena sangat terbatasnya iman dan pengetahuan sehingga seringkali kita melupakannya. Tidak berfokus pada apa yang telah kita terima, namun hanya pada apa yang kita minta.

Padahal jika kita mau merenung, ternyata Allah lebih tahu yang kita butuhkan!

Misalnya,,ketika saya sering mengeluh, bekerja, tapi tidak pernah diperhatikan. Benar atau salahpun tak ada bedanya. Yang penting kerja, dan pekerjaan selesai. Lalu Allah pun menolong saya. Memberikan ujian dan pembelajaran yang sangat berharga bagi saya dalam pekerjaan di akhir tahun yang lalu. Dan karena hal tersebut, akhirnya semua mulai memperhatikan. Tidak hanya pimpinan, rekan yang biasanya acuh pun mulai berubah. Kami seperti terbangun dari tidur panjang yang melenakan. Dinas yang biasanya ala kadarnya, juga mulai memperhatikan.

Namun, ternyata ujian tersebut terasa sangat berat bagi saya. Saya merasa sangat lemah! Trauma dari kejadian tersebut, sungguh mengkerdilkan nyali. Hampir-hampir terbesit untuk berhenti dari pekerjaan. Namun, Allah punya cara lain. Selang sebulan, saya diuji lagi. Ayah saya sakit stroke, akibat penyakit DM yang telah lama beliau derita. Awalnya, saya bertanya " ujian apalagi ini ya Allah", tapi sekarang saya sadar. Bahwa mungkin hal tersebut mengingatkan pada saya, bahwa, pekerjaan yang gagal bukanlah segalanya. Banyak hal lain dalam hidup kita. Dan sementara, hilanglah memori dan trauma saya dengan kejadian sebelumnya.

(Sementara sudah dulu,,insyaallaah disambung lagi...ada pasien datang! Hehe)
# salam senyum, dan jangan lupa syukur ya,,atas nikmat hari ini...



Wednesday, 17 September 2014

my story: jadwal dan materi pelatihan PONED

Alhamdulillah...g terasa udah 3 hari berjalan. Meskipun saya hampir-hampir g tahu waktu dan dunia luar di sini,,tapi untung aku masih bisa menghitung hari, kalau ini udah hari hari ke 3.
Loh emang ngapain aja sih? Kok seharian g liat dunia luar? Ya...yang jelas saya harus mulai masuk ruang jam 07.30. Berarti jam 07.00 saya sudah harus siap untuk makan. Dan setelah didalam ruangan, mulailah saya seperti orang yang disorientasi waktu. Karna di dalam ruang tertutup, dibawah penerangan lampu, ruangan kedap suara dari luar (dilantai 5) serta konsentrasi yang full ke arah fasilitator, siang malam tidak ada bedanya.

Jam 07.00 itu kan masih sudah siang? Iya,,tapi kebetulan di kamar ini penghuninya pada malas keluar jalan-jalan. Daripada jauh-jauh jalan tapi g dapat apa-apa dan tidak bisa menikmati pemandangan., ya udah. Sabar aja dulu nunggu liburan. Mending di kamar buat istirahat atau baca materi, atau facebook-an atau iseng-iseng ngeblog kayak gini.

Ih...males banget sih nie orang? Hehe...biarin. Bayangin ya...kita jam 07.00 sudah mukai aktivitas (makan), istirahat hanya saat makan siang, 1 jam untuk ishoma. Masuk lagi ishoma magrib, selesai pukul 21.00. Paling sampai kamar, ngobrol sebentar, ngerjain tugas, trus tidur karena mengantuk. Nah,,besok pagi setelah bangun, shalat dan mandi,,maka saatnya lah baca-baca materi untuk hari tersebut.
*******
Nah, buat temen-temen yang belum atau yang akan PONED, pasti pengen tahu kan seperti apa sih pelatihannya? Materinya apa saja? Ini saya fotoin jadwalnya ya  di bawah. Bukan bermaksud pamer ya,,hanya berbagi pengalaman. Tujuannya agar teman-teman bisa berangkat pelatihan dengan enjoy, dan bisa mempersiapkan segala sesuatu dengan baik.

Oya,,ada baiknya sebelum berangkat pelatihan, teman-teman bekajar dulu atau paling tidak baca-baca materi yang ada di foto ini. Jadi, nanti saat pelatihan teman-teman tinggal mengikuti dan mempertajamnya. Soalnya, pematinya kan dokter spesial Konsultan,,jadi kalau kita tidak punya basicnya susah ngikuti. Ada juga yang cepet banget ngajarinya. Kalau kita dengerin sambil cari-cari dibuku, di jamin tidak bakal masuk ke otak. Kecuali kalau kita seorang audio tulen yang bisa mengingat semua suara meskipun berkecepatan tinggi. Hehe..


Tuesday, 16 September 2014

my story: Pelatihan PONED di Bapelkes Semarang

Alhamdulillaahilladzi ath'amanaa wasaqoona waja'alana minal muslimiin.....

Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum sehingga hilanglah rasa lapar dan haus.

**********
Eih..ni pagi-pagi Kok sudah habis makan sih? Tumben di tulis di sini? Hehe...iya dong...ni udah habis makan nasi goreng spesial bareng temen-temen. Dan yang lebih spesial,,bukan nasi gorengnya sih,,tapi karena makannya itu, lho...bukan di tempat biasa. Emang dimana sih? Hehe...mau tahu apa mau tahu banget?

Ok...disini aku dapat kesempatan untuk bisa menikmati nasi goreng di BAPELKES Semarang. Dimana sih itu,Restoran apa hotel? Oke, mari saya kenalkan. Bapelkes adalah Balai Pelatihan Kesehatan. Emang ngapain sih, ketempat kayak gitu? Jauh-jauh ke Semarang kok g tidur di hotel aja? Ya...kan aku memang lagi Pelatihan PONED.


Ni lho..yang namanya bapelkes,,tapi sayang g ada foto yamg tampak depan. Nanti saja lah, aku kasih gambar maketnya saja.

Lalu, apasih PONED itu? PONED adalah singkatan dari Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar. Lalu apa tujuan dari pelatihan ini? Tujuan adalah untuk mempersiapkan petugas kesehatan dalam mengelola kasus kegawat daruratan obstetri dan neonatal Di tingkat pelayanan Primer Atau setara puskesmas.

Kenapa perlu? Karena ternyata jumlah kasus kematian ibu dan bayi masih tinggi. Ini jumlah kasus yang tercatat ya...pada tahun 2013 saja ada 668 kasus ibu meninggal yang berkaitan dengan proses kehamilan, persalinan, dan nifas di jawa tengah. Bayangkan jika se Indonesia Raya..(ini jumlah kasus bukan angka nya ya...) Dan ternyata sebagian besar penyebabnya sebenarnya Bisa dicegah.

Penyebab kematian ibu terbesar Adalah perdarahan, eklamsia/pre-eklamsia, dan penyebab lainnya. Penyebab lain ini bisa berupa adanya kelainan/penyakit kronis pada ibu seperti jantung, gagal ginjal, dll.

Pencegahan yang sebenarnya bisa dilakukan mencakup tindakan preventif atau pencegahan misalnya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja, ANC (periksa kehamilan) yang bermutu, penanganan resiko tinggi kehamilan, penatalaksanaan pertolongan persalinan yang baik dan aman, dan apabila sampai terjadi komplikasi atau kegawatdaruratan maka rujukan yang bagus akan sangat berperan besar dalam memcegah kematian ibu dan bayi.

Pelatihan ini dilaksanakan di Bapelkes tingkat provinsi dan tidak ditingkat kabupaten (seperti APN) karena harus memenuhi standar nasional yang ditetapkan. Lamanya pelatihan ini adalah 12 hari. Terdiri dari materi (teori) dan simulasi (minggu pertama) dan OJT (magang) di Rumah Sakit dr. Kariyadi dan Puskesmas PONED Halmahera.

Dalam satu periode pelatihan terdiri dari 15 orang atau 5 tim (dokter, bidan dan perawat), yang berasal dari 5 kabupaten yang berbeda.

Sebagai tambahan, jadwal pelatihan kali ini memang agak padat ya, mulai jam 07.30- 20.30, namung kenyataannya kadang kita selesai hingga pukul 21.00 atau lebih. Pelatihan ini dihitung selama 124jam,dan dinilai 2 skp.

Thursday, 11 September 2014

Steak Tempe, Kuliner Ndeso Rasa Kota

Sekarang ini,siapa sih...yang g kenal sama makanan yang namanya 'steak'? Bukan 'stik' lho ya....kalau stik tuh stik golf, stik drum, dll. Hehe...

Steak adalah makasan dari barat (klo g salah) CMIIW, yang terdiri dari sebuah keratan daging (tapi kalau di Indonesia biasanya Digoreng tepung krispi), dan aneka macam sayuran seperti kentang, wortel,buncis, kacang polong serta saus yang disiramkan di atasnya.

Biasanya, steak berbahan dasar ayam (chicken steak), daging sapi (beef steak), atau bahan-bahan hewani lain. Namun, seiring perkembangan Zaman, para pelaku bisnis kuliner ini mulai membuat terobosan dengan aneka macam ide. Ya, apalagi kkalau bukan agar dagangannya mempunyai deferensiasi dan bisa bertahan, ditengah banyaknya saingan yang terus bermunculan.

Mereka mulai berlomba-lomba memadukan rasa asli steak dengan bahan lokal. Ya, selain lebih menarik, juga lebih murah dan dekat dengan lidah lokal yang kadang susah beradaptasi dengan rasa baru. Salah satu contoh yang sudah satu temukan adalah 'steak Tempe'. Ya...steak tempe!!

Sebenarnya Sudah agak lama saya pernah membaca tentang steak tempe ini. Namun, saya baru bener-bener tahu dan merasakannya belum lama ini. Ya..maklumlah, kalau hidup di kota kecil itu jarang ada makanan macam-macam. seperti di kecamatan baturetno,wonogiri ini.

Seingat saya, waktu saya baru hidup di sini (4tahunan yang lalu) baru ada satu penjual, yang menyediakan steak ini. Itu pun sebenarnya adalah penjual makanan chinese. Tapi karena ingin up date dengan gaya sekarang, maka dijuallah masakan ini.. Itupun, rasanya masih jauh dari yang pernah saya makan sebelumnya.  Tapi, lumayanlah, daripada tidak ada, pikirku saat itu.

Baru,,akhir-akhir ini saja, sudah mulai banyak yang menjualnya, di kafe atau warung-warung makan, biasanya menunya berdampingan dengan fried chicken (di sini disebut kentaki). Misalnya Baleno (sekarang sudah tutup), second home (ini lumayan rasanya), trus yang baru iru, aku lupa namanya, tapi tempatnya sebelahan sama vitara.

Kembali ke steak tempe.
Nah, meskipun sudah agak lama baca tentang steak tempe, tapi belum pernah nyoba karena itu tadi, disini g ada. Di ponorogo pun juga aku belum tahu, sudah ada atau belum.
Hingga akhirnya suatu saat waktu belanja di Luwes Wonogiri dan beli makan di sana, eh,,ternyata ada satu jenis menu yang bikin penasaran pengin nyoba. STEAK TEMPE.

Dan, akhirnya aku pesan juga menu itu.
Tara....! Pesanan pun datang. Ehm...kalau dilihat oke Juga, tempenya tersamarkan. Dan ketika aku coba...hmmmmmm.... Oke juga. Lumayanlah! Heheh.. Apalagi kalau dibandingkan harganya yang hanya 5000 rupiah. Tapi, bener lho,,lumayan buat alternatif variasi menu, atau alternatif saat kantong ngepres, namun pengin tetep keliatan wes-wes. (Wes-wes apaan sih??)

Soo, buat yang penasaran, monggo dicoba. Atau, boleh kok, bikin sendiri. Murmer. Resepnya, silahkan search sendiri ya....kapan2 semoga bisa share di sini....Salam Tempe!

Wednesday, 10 September 2014

Bunga Sakura dari Kertas Krep

Bunda,, pasti suka kan kalau melihat bunga sakura yang sedang bermekaran? Mungkin selama ini kita hanya bisa menyaksikan dari gambar, foto, lukisan atau di televisi. Tapi, kita bisa kok menghadirkan kecantikan sang icon negeri Jepang tersebut di rumah kita.

Caranya? Kita bisa lho, membuat duplikat bunga sakura dari kertas krep. Itu lho, kertas warna-warni yang sering digunakan untuk menghias. Atau kalau dulu waktu masih jadul biasa saya pakai untuk pengganti pewarna saat mainan air.(hehe..nostalgia).

Nah..ini nih..contoh hasilnya kalau sudah jadi. Bagus kan?(Pede)
Nah,,bagi bunda yang pengen bikin juga,,gampang kok. Bahannya juga murmer pakae banget!

Simak dan langsung coba aja ya..nih, langkah-langkahnya:

1. Siapkan alat dan bahan
     Kertas krep warna-warni (pink, putih/kuning, hijau)
     Gunting
     Lem
     Selotip bolak-balik (double tape)
     Selatip transparan (isolasi)
     Ranting kering (aku sih,,cuma nyari di kebon, pilih yang mempunyai bentuk bagus serta ukuran yang diinginkan.

2. Gunting kertas krep dengan ukuran:
     Pink= 5cm.
     (potonglah kertas pink tersebut membentuk mahkota bunga seperti gambar di bawah ini. caranya, potong kertas saat masih dalam lipatan, kertas tidak perlu diuraikan ya..jadi nanti sekali porong jadilah setumpuk mahkota)

  Putih atau kuning= 1-1,5cm
  (untuk putik, kertas tidak perlu dipotong-potong. kertas putih ini dipotong nanti setelah dibentuk putik)

     Hijau = 1cm (untuk dasar bunga)

3. Langkah selanjutnya membuat putik. Ambil kertas warna putih / kuning (terserah,sukanya yang mana), lalu gulunglah dan bentuk seperti gambar di bawah ini. Jangan lupa beri sisa agak panjang di bawahnya sebagi pegangan.

4. Kalau putik sudah jadi, sekarang ambil kelopak/mahkota yang sudah digunting tadi. Rekatkan sehelai demi sehelai dengan lem, hingga 5 helai.
 
5. Setelah bunga jadi,, ambil kertas krep hijau lalu lilitlah bagian pangkal bunga. buat agak panjang, rekatkan dengan lem. (Awalnya wih, aku pakai kertas krep seperti ini. Tapi karena lama-lama malas jadinya kertas krep hijau aku ganti dengan selotip warna hijau yang aku beli di toko)

Nah...udah selesai bunganya. Buat lagi yang banyak ya....

Sekarang kita sisihkan dulu bunganya. Lalu kita buat kuncupnya. Bunga sakura pasti ada kuncup kan? Kalau udah mekar semua, berarri dah mau gugur donk....hehhe

6. Caranya hampir sama ya...kita buat putiknya. Tapi putiknya bisa pakai sisa potongan mahkota yang udah g dipakai tadi.
Remas-remas sisa potongan kertas, lalu gulung membentuk putik. Jangan lupa dikasih tangkai seperti bunga tadi ya..

7. Lalu ambil mahkota, bungkus putik yang baru dibuat. Cukup tiga helai saja,biarkan menguncup.

8. Lilit kuncup dengan kaertas krep seperti bunga mekar, rekatkan dengan lem. Buat lagi kuncup yang banyak. Paling tidak seperempat/sepertiga jumlah bunga.

9. Nah,,kalau bunga dan kuncup selesai dibuat, saatnya berpetualang. maksudnya adalah, berpetualang di  kebun atau pekarangan dan mencari-cari ranting kering yang bagus. (aku kemarin mengambil ranting dari tumpukan ranting yang dikumpulkan orang yang cari kayu bakar, jadi lebih praktis gak harus berkotor-kotor ria)

10. Kalau sudah menemukan ranting yang sip...mulai merangkai yuk...tapi jangan lupa cuci dulu ya..trus dikeringkan.

11. Sekarang waktunya merangkai...pasang-pasangkan bunga pada ranting seperti susunan bunga sakura. Potong double tape, lekatkan pada ranting, lalu tempelkan bunga. Agar lebih kuat, gunakan isolatip (transparan). Tempatkan kuncup-kuncup bunga pada ujung reranting serta bagian yang kosong diantara bunga mekar. setelah bunga habis, letakkan ranting pada vas atau tempat yang sudah disediakan.

Nah,,jadi deh bunga sakuranya!! Gampang kan.....??
Oya,,kalau saat membuat bunga mekar, bentuknya tidak bagus, tidak usah 'worry' ya, nanti kalau sudah bercampur dengan bunga lainnya jadi bagus kok.